Oleh

Tanggal:

31/12/2025

Kategori:

Jakarta – Menyongsong akhir tahun 2025, Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terus memperlihatkan komitmennya dalam memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan. Sepanjang bulan Desember 2025, perusahaan ini telah melaksanakan empat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang meliputi pilar ekonomi, sosial, dan lingkungan di berbagai wilayah di Pulau Sumatra dan Jawa.

Sekretaris Perusahaan HKI, Philadelphia H.H.P., menjelaskan bahwa serangkaian program TJSL ini merupakan bukti nyata dari peran aktif HKI dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan secara berkelanjutan. “Melalui berbagai program yang kami laksanakan pada bulan Desember ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” ujarnya.

Di pilar ekonomi, HKI berfokus pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu langkah nyata perusahaan adalah memberikan bantuan alat produksi kepada Kelompok Nelayan Terasi Desa Sungsang II di Sumatra Selatan. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi terasi udang yang sebelumnya masih menggunakan metode manual. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Kelompok Nelayan Terasi Desa Sungsang II, Iwan, pada 15 Desember 2025.

Pada pilar sosial, HKI melaksanakan kunjungan dan memberikan bantuan kebutuhan medis dan operasional kepada Rumah Singgah Sahabat pada 12 Desember 2025. Rumah singgah ini merupakan yayasan sosial yang memberikan pendampingan kepada pasien anak serta keluarga yang datang dari luar Jakarta untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit rujukan nasional. Dalam kegiatan ini, sejumlah perwakilan karyawan HKI turut hadir untuk menunjukkan empati dan kepedulian kepada sesama.

Untuk menyambut Hari Natal, pada 17 Desember 2025, HKI juga mengunjungi Panti Asuhan Fajar Baru di Bekasi. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat mendukung kebutuhan operasional panti dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yang tinggal di sana.

Di bidang lingkungan, HKI melaksanakan program restorasi mangrove di Desa Sungsang, Sumatra Selatan, Pada 15 Desember 2025 yang bekerja sama dengan Kelompok Tani Kepiting Bakau Marga Sungsang. Program ini bertujuan untuk memperluas ekosistem mangrove yang tidak hanya melindungi daratan dari abrasi, tetapi juga mendukung keberagaman spesies yang hidup di sekitar mangrove.

HKI juga berkolaborasi dengan Hutama Karya serta anak usaha HKI, Bhirawa Steel dan Semen Indogreen Sentosa, dalam menyediakan tiga titik sumber air bersih di kawasan Jagalan, Kotagede, Yogyakarta. Sebelumnya, warga di kawasan ini mengalami kesulitan dalam mengakses air bersih akibat dampak dari aktivitas pengrajin perak yang memengaruhi kualitas air. Bantuan ini telah diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga dan mitra lokal, Sumber Kemuning Mataram pada 19 Desember 2025.

Selain itu, HKI turut bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan alat berat ke sejumlah titik terdampak bencana di Sumatra Utara dan Sumatra Barat pada akhir November-Desember 2025. Beberapa alat berat ini masih beroperasi di titik-titik tertentu di Sumatra Barat hingga saat ini.

Dengan dilaksanakannya berbagai program TJSL yang berkelanjutan dan kolaboratif, HKI berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan. “Ke depan, kami akan terus melaksanakan program TJSL yang memberi manfaat berkelanjutan bagi penerima manfaat, masyarakat luas, dan alam sekitar,” tutup Philadelphia.